• Gaby

REVIEW: COSRX Low pH Morning Gel Cleanser

1. Packaging

Kemasan tube dengan tutup flip dan dominan warna putih. Ukurannya lumayan banyak yaitu 150ml. So far aku gak ada masalah sih dengan packagingnya.


2. Price & Where to Buy

Kamu bisa mendapatkan face wash ini di Sociolla seharga Rp149.000 (gunakan kode SBN043D6F saat checkout untuk dapatkan potongan Rp50.000).


3. How to Use

Teksturnya gel bening, cocok banget untuk pemilik kulit berminyak dan acne-prone karena tipe cleanser dengan tekstur/formula seperti ini gak akan menyumbat pori.


Keluarkan produk secukupnya ke tangan lalu campur sedikit dengan air sambil membuat busa. Busanya diusap ke wajah sambil dipijat perlahan lalu bilas dengan air. Aku pakai ini di pagi hari aja, karena di malam hari biasanya aku pakai cleanser lain. Tapi kalau kamu pakai ini di malam hari juga bisa-bisa aja, jangan lupa untuk gunakan first cleanser (micellar water/cleansing oil) terlebih dahulu jika kamu memakainya di malam hari.


(Baca juga: Review Heimish All Clean Balm)


4. Performance

Face wash ini enak banget dipakai di pagi hari, lembut tapi tetap ampuh membersihkan minyak di wajah. Sebagai pemilik kulit oily, minyak di wajah yang numpuk semalaman harus aku bersihkan di pagi hari. Tapi, kalau pakai face wash yang terlalu keras dan terlalu stripping bisa merusak skin barrier. Cosrx Low pH Morning Gel Cleanser ini diformulasikan dengan pH rendah yaitu 5, hampir sama dengan pH normal pada kulit manusia yaitu 4,5 - 5,5. Kulit bisa berfungsi optimal di pH 5,5, selain itu skincare yang kamu aplikasi ke kulit bisa menyerap dan bekerja dengan baik. Sebaliknya, kalau pH nya gak seimbang (terlalu rendah atau tinggi), kulit akan jadi lebih sensitif, mudah berkerut, hingga berjerawat.


Sedikit beda dengan Cetaphil, kalau aku cuci muka pakai Cetaphil kulitku memang berasa lembap tapi seperti gak bersih. Nah, kalau pakai Cosrx ini kulit memang gak berasa kesat ataupun "ketarik" tapi minyak jahatnya keangkat semua dan kulit terasa bersih tanpa meninggalkan rasa licin. Selain itu, kalau aku lagi buru-buru atau malas, biasanya aku langsung lanjutin pakai water-based moisturizer tanpa toner dan aku gak takut kulitku kering.

Oh ya, cleanser ini ada kandungan tea tree oil-nya (Melaleuca alternifolia leaf oil) yang memberikan wangi tea tree pada produk ini. Selain sebagai fragrance, kandungan ini juga berfungsi untuk menenangkan kulit dan sebagai antioxidant. Tapi jangan berharap banyak ya, karena ingredient ini ada di list bagian agak bawah, jadi mungkin kandungannya gak banyak dalam produk ini. Anyway, sebagai pemilik oily-acne prone skin, kulitku gak bereaksi negatif sama cleanser ini dan selama rutin pakai pun juga aman-aman aja. Oh ya, satu hal yang aku notice semenjak rutin pakai cleanser ini kemerahan di kulit aku lumayan berkurang. Biasanya sehabis cuci muka kulitku menjadi agak merah, tapi semenjak rutin pakai ini merahnya mulai hilang.


Berdasarkan website skincarisma produk ini bebas dari paraben, sulfate, alcohol, silicone dan EU-allergen. Sayangnya gak fungal acne safe, jadi kalau punya concern itu mungkin perlu dipertimbangkan. Tapi, menurutku selama itu produk wash-off (dibilas) dan gak stay lama di kulit, kecil kemungkinan bisa bikin breakout.


Full ingredients bisa dicek disini.


5. Repurchase?

Yes! My skin is loving it. Nemuin cleanser yang cocok itu juga lumayan susah, dan kalau udah nemu yang pas aku biasanya bakal setia. Sama kayak face wash favoritku yang biasanya aku pakai di malam hari yaitu Hada Labo Tamagohada Mild Peeling yang udah aku pakai 3-4 tahun.


So, untuk aku face wash ini nilainya 5/5. Mulai dari teksturnya, ukurannya yang banyak, dan kemampuannya membersihkan wajah tanpa membuat kulit kering patut diacungi jempol. Must have!


(Baca juga: Review ElsheSkin Deep Cleansing - Sensitive Skin)


KODE VOUCHER

BLOG VISIT

©2018 - 2020 by Gaby

gabyybombang@gmail.com, Indonesia

This site was designed with the
.com
website builder. Create your website today.
Start Now